Laman

Jumat, 09 Agustus 2013

Diri dan Keihklasan

Sahabatku....
Nanti akan datang suatu masa,manusia sudah tidak lagi memikirkan tentang hakikat Diri dan Tuhannya,tidak lagi memikirkan tentang sebuah KEBENARAN,masjid" dan tempat2 peribadatan penuh dengan ribuan orang beribadah dan beramal,para ulama berlomba" mengumandangkan syair cinta firman dan hadist dan mutiara sebuah kitab,dan para umat berlomba2 mencari kebenaran yang diminati banyak orang (syariat).namun hatinya kosong melompong buta dari Tuhannya,namun pada saat itu yang paling membahayakan adalah ulama,ulama yang mengajarkan kebenaran tapi dia sendiri belum benar,yang mengajarkan cara berwudhu tapi hatinya selalu kotor,yang mengajarkan sholat tapi dia sendiri tidak tau hakikat sholat yg benar,yang mengajarkan pengampunan tapi dosa sendiri belum tau telah diampuni atau belum,yang mengajarkan Tuhan tapi dia sendiri buta akan Tuhannya,mereka lebih bahaya dari bom nuklir yang bisa menghancurkan satu wilayah karna mereka bisa menghancurkan umat satu dunia...peperangan,perselisihan,pertikaiyan antar umat beragama,kebencian,dendam dan paling merasa benar atas agamanya,tak lain semua itu karna sempitnya mereka dalam menerima wawasan dan keilmuan agama secara sempurna dan hakiki dari seorang ulama dan dari memahami sebuah kitab,kurangnya dalam memahami sebuah kitab dan sebuah ungkapan,sehingga mereka sempit dalam menafsirkan sebuah pembelajaran yang didamppaikan didalam kitab," Padahal KAMI jadikan alquran (kitab) itu sebagai bahasa perumpamaan misal dan tamsil agar hamba"ku berpikir "  jelas sudah bahwa bahasa alquran dan kitab" itu banyak menggunakan bahasa perumpamaan yang harus dipikirkan yang harus direnungkan dan harus dimengerti sesuai dengan ayat pertama diterima rosulullah adalah " Iqra "  yang artinya baca,renungkan,dan pikirkan apa" yang menjhadi tanda" kekuasaan Allah baik yang tersurat maupun yang tersirat." sebuah kitab akan sangat berbahaya akan menjadi bencana besar bila dipegang oleh seorang yang tidak mengerti tapi akan menjadi rahmat bagi seluruh alam bila dipegang oleh orang yang mengerti " perperangan antar umat beragama,pertikaiyan antar umat beragama,saling menyalahkan antar umat beragama,penghinaan agama,teroris,bom bunuh diri dan masih banyak lagi dampak dari ketika seseorang ulama dan umat tidak memahami arti dari sebuah ajaran agama dan ungkapan" didalam sebuah kitab dan pesan" yang disampaikan oleh para nabi dan rosul yg banyak mengandung kata" yang sangat dalam yg sebenarnya bertujuan menciptakan pribadi" yang rahmatan lil alamin,saling mencintai dan meyayangi didalam kerukunan antar umat beragama bahkan dikalangan islam itu sendiri.semua itu terjadi karna butanya mata hati dalam memahami sebuah agama dan keyakinan " waman kana fi hajihi a'ma fahuwafil ahiroti a'ma wa'adollu sabillah " barang siapa yang buta didunia buta pula diahirat bahkan lebih sesat lagi.bukan buta mata johir tapi buta mata hati yang ada didalam dada,

ketika seseorang buta dari hakikat dan hanya mengedepankan syariat saja maka segala amal apapun,segala perbuatan apapun,segala ibadah apapun semua akan jadi sia-sia tak bermakna, kauli,fikli,kolbi, (ucapan,perbuatan,hati) segala ucapan perbuatan tapi tidak didasari dengan pengertian di hati yg benar maka segala akan sia-sia,karna segala sesuatu diawali dari niat (hati) jika pandangan hati salah maka semua akan jadi salah sia-sia," Aku tidak melihat rupamu,ibadahmu,pakaiyanmu tapi aku melihat hatimu.." sejauh mana hati mengenal Tuhan dan Dirinya karna itu adalah kunci dari sebuah agama yang benar " Awaludin ma'rifatullah " awalnya agama mengenal Allah.ketika seseorang telah mengenal akan Allah maka sempurnalah awal agamanya, " Faklam yaklam ila hakurrobi wa'akurruhi wa'akujjasadi layashihu amaluhu fal hayatikal haiwan " barang siapa tidak mengenal sebenar" tuhannya,sebenar" ruhnya sebenar" jasadnya (dirinya) maka seluruh amalnya sia' (tertolak), " layasihu sholatan ilal bil ma'rifat "  tertolak sholat kamu jika tidak mengenal Allah.karna orang yang tidak mengenal Allah adalah orang yang tidak tau diri yang mengakui dirinya adalah miliknya,hidupnya adalah miliknya,pendengarannya adalah miliknya,penglihatannya adalah miliknya,ilmunya adalah miliknya,kuasa dan kehendaknya adalah miliknya lain daripada Allah,sehingga ketika kita mengakui daripd Haq Allah maka kita mengadakan Wujud dan Haq bagi sesuatu yang lain daripd Allah maka kita telah mengadakan Kesyirikan dan Sekutu bagi diri kita dan ketika hati kita dihinggapi kesyirikan sekecil apapun maka seluruh amal apapun akan menajdi sia-sia dan kita termasuk kedalam golongan orang" yang musrikin karna telah mensekutukan Allah dengan sesuatu yang lain dan yang tidak sesuai dengan kalimat tauhid " LAILAHAILLALLAH " penuhilah dosamu seluas langit dan bumi maka akan Allah ampunkan kecuali SYIRIK mensekutukan allah sekecil apapun tidak akan diampuni yang itu berarti seluruh amal apapun menjadi sia-sia nauzubillah minzaliq.
tapi ketika seseorang mengenal Diri dan Tuhan maka tidaklah satukali mata berkedip,tidaklah satu kali kaki melangkah,satu kali rambut bergoyang  tak lain itu adalah sebuah ibadah yang  tidak ada bandingannya dari seribu tahun kamu sholat diatas ka’bah tapi  jahil  dan buta terhadap Diri dan Tuhannya,Mari kitasama” belajar bagaimana diri ini agar tidak buta dengan bebenah diri dalam mencari sesuatu yang BENAR sesuatu yang HAKIKI, karna satu detik engkau mengenal Allah itu lebih baik dan lebih mahal nilainya ketimbang alam dan isinya,lebih mahal nilainya dari seribu tahun sholatnya orang yang istikomah tp ia jahil dan buta,mari kita tanamkan jiwa rahmatan lil alamin yang saling mencintai menyayangi menghormati antara sesama dan antara umat beragama agar tercipta kerukunan diantara kita,mudah'an kita termasuk kedalam golongan orang" yang beruntung Amin....

msa